Misi

Fakultas Teologi mengadakan Forum Teologi peringatan 500 tahun Reformasi

2017.11.02 Jumlah tayangan 12.228 Tim Humas

Dengan tema ‘Reformasi dan Iman Advent, Kontinuitas dan Diskontinuitas Historis’

Universitas Sahmyook membuka wadah diskursus untuk menelaah makna historis dan mengingat kembali semangat Reformasi Martin Luther dalam rangka peringatan 500 tahun Reformasi.

Fakultas Teologi Universitas Sahmyook (Dekan Kim Eun-bae) dan Sekolah Pascasarjana Teologi pada tanggal 1 mengadakan forum teologi peringatan ‘Reformasi dan Iman Advent, Kontinuitas dan Diskontinuitas Historis’ di Gereja Universitas di dalam kampus, dalam rangka peringatan 111 tahun berdirinya universitas dan 500 tahun Reformasi.

Pada forum hari itu yang dipandu oleh Profesor Song Chang-ho dari Departemen Teologi, Profesor Michael Campbell dari AIIAS (Adventist International Institute of Advanced Studies) menyampaikan presentasi dengan tema ‘Sola Scriptura (Sola Scriptura, hanya Alkitab)’. Ia menyoroti warisan iman yang ditinggalkan Reformasi Luther bagi Gereja Advent, serta menekankan bahwa keyakinan religius yang menerangi masa kegelapan merupakan akar yang melahirkan Gereja Advent masa kini.

Selanjutnya, Profesor Bae Deok-man dari Institut Studi Kristen Nehemia, dalam pemaparan bertema ‘Reformasi dan Soteriologi John Wesley’, menelaah ‘soteriologi’ John Wesley yang mewarisi warisan Reformasi sekaligus secara kreatif menerima beragam tradisi dalam sejarah gereja.

Selain itu, Profesor Ha Gye-sang (Studi Perjanjian Lama), dalam pemaparan bertema ‘Membaca Ulang Bagian Bawah Kejadian 4:1’, meninjau contoh penafsiran Martin Luther atas Kejadian 4:1bβ melalui analisis linguistik, serta menyoroti implikasinya.

Selain itu, presentasi juga berlanjut, antara lain: ‘Reformasi: Kesamaan antara Anabaptis dan Gereja Advent’ oleh Profesor Paul Evans (Sejarah Gereja), ‘Reformasi Luther dan Partisipasi Sosial’ oleh Profesor Bong Won-young (Teologi Praktis), ‘Pemahaman Ellen White tentang Luther’ oleh Profesor Lee Guk-heon (Sejarah Gereja), dan ‘Keterkaitan Anabaptis dan Gereja Advent’ oleh Profesor Je Hae-jong (Teologi Sistematik).

Dalam sambutan pembuka, Rektor Kim Seong-ik mengutip buku ‘Penemuan Kembali Luther’ dan menekankan, “Seperti Luther, jika ada sesuatu yang tidak dapat dipahami menurut hati nurani, bertanyalah,” “Lawan otoritas yang keliru,” dan “Berusahalah untuk berkomunikasi dengan orang-orang dan Injil.”

Rektor Kim kemudian berkata, “Seperti tema forum hari ini, saya berharap ini menjadi kesempatan untuk sekali lagi menegaskan hal-hal yang perlu diwarisi dari sejarah Reformasi serta arah teologi Advent yang perlu diatasi dan dikembangkan.”

Hankyoreh http://www.hani.co.kr/arti/society/ngo/817579.html
Herald Economy http://news.heraldcorp.com/view.php?ud=20171103000321
Money Today http://news.mt.co.kr/mtview.php?no=2017110213137492571&type=1
Asia Today http://www.asiatoday.co.kr/view.php?key=20171102010001078
University Journal http://www.dhnews.co.kr/news/articleView.html?idxno=75351
Newdaily Economy http://biz.newdaily.co.kr/news/article.html?no=10145161
Within News http://withinnews.co.kr/news/view.html?section=1&category=155&no=13450
Energy Economics http://www.ekn.kr/news/article.html?no=321906
Gyeonggi Ilbo http://www.kyeonggi.com/news/articleView.html?idxno=1409722