Misi

Pasangan alumni menyumbangkan 100 juta won untuk ‘pembinaan teolog Asia·Afrika’

2022.11.11 Jumlah tayangan 51.238 Tim Komunikasi

Pasangan alumni Ahn Jaewan–Cho Eunho, angkatan 84 Jurusan Teologi
“Mohon lahirkan teolog dan pemimpin rohani yang cakap”

▲ Dari kiri: pasangan alumni Ahn Jaewan dan Cho Eunho, Rektor Kim Ilmok

Sepasang suami istri alumni Universitas Sahmyook menyumbangkan donasi besar untuk proyek pembinaan pendeta asing dari Dunia Ketiga seperti Asia dan Afrika menjadi teolog.

Universitas Sahmyook menyampaikan bahwa pasangan alumni Ahn Jaewan dan Cho Eunho telah menyumbangkan dana pengembangan Jurusan Teologi sebesar 100 juta won untuk ‘Program Dukungan Beasiswa Pembinaan Magister dan Doktor Teologi Luar Negeri’ dan ‘Proyek Pembangunan Hall of Fame Kehormatan di Lobi Gedung Teologi’.

Alumni Ahn Jaewan dan Cho Eunho adalah pasangan suami istri seangkatan angkatan 84 Jurusan Teologi. Setelah lulus pada akhir 1980-an, mereka pindah ke Amerika Serikat dan terus melayani sebagai pendeta di sana. Saat ini mereka melayani di Gereja Hilltop di Ontario, California.

Pasangan alumni Ahn, yang mengatakan bahwa setiap 10 tahun mereka secara pribadi melakukan proyek yang bermakna, memutuskan untuk segera menyumbangkan dana kepada almamater menjelang usia 60 tahun. Secara khusus, dana untuk ‘Program Pembinaan Magister dan Doktor Teologi Luar Negeri’ diketahui sangat terinspirasi oleh kabar terbaru Universitas Sahmyook tentang ‘melahirkan doktor teologi pertama asal Mongolia’. (Artikel terkait▷[Sahmyook人] Lahirnya doktor teologi pertama asal Mongolia)

Pasangan alumni Ahn menyampaikan, “Kami senang dapat berpartisipasi dalam proyek yang bermakna melalui almamater menjelang usia 60 tahun,” serta “Kami berharap para mahasiswa internasional yang belajar di Universitas Sahmyook kembali ke negaranya, berdiri teguh sebagai teolog yang cakap dan pemimpin rohani, serta berupaya bagi penginjilan dunia.”

Sementara itu, ‘Program Pembinaan Magister dan Doktor Teologi Luar Negeri’ adalah proyek yang didorong oleh Sekolah Pascasarjana Teologi Universitas Sahmyook. Ini merupakan program beasiswa untuk mendukung peneliti teologi di antara para pendeta yang berkarya di Asia dan Afrika, yang memiliki wawasan serta kualifikasi teologis dan berharap memimpin teologi di negaranya. Beasiswa penuh diberikan selama 2 tahun program magister (M.Div.) di Sekolah Pascasarjana Teologi Universitas Sahmyook dan 3 tahun program doktor (Ph.D.) di Departemen Teologi Sekolah Pascasarjana Universitas Sahmyook.